ayah ku terbaring dengan lemah di tempat tidur , wajahnya yang sedikit lebih tua dari pada biasanya karna strok menyerang padahal ayah ku masih kategori di bilang masih muda dan harus terbaring di tempat tidur . dengan keadaan ayah ku begini ekonomi keluargaku terhambat dan sekarang ibu yang harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga kami .
aku mendekati ayah , aku melihat dengan lebih dekat wajah ayah yang sedikit terbebani itu karena penyakitnya seluruh tubuhnya lemah total sekarang dulunya cuman sebelah badan nya saja yang lemah tapi sekarang seluruh nya .
" mungkin ini jalan supaya kamu mau sekolah di jakarta nak , kamu harus belajar dengan benar dan kamu harus cerdas nak supaya kelak kamu bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk membiayai biaya rumah sakit ayah nak "! ucap ibuku dibelakang ku aku tidak sadar ternyata ibuku juga masuk tadi di belakang ku .
" iya buk doain aja aku bisa sukses nantinya ini juga keinginan kalian kan buk ",! aku pasti bisa buk " ucap ku yang tak terasa air mata ku keluar dengan sendirinya . bu sumarni mendekati khalis dan memeluknya dia kasian anak nya yang harus bekerja nanti , padahal ini tanggung jawabnya , bu sumarniembelai rambut anaknya .
" yaudah nak kamu sana istirahat besok kamu harus pergi pagi pagi mungkin "! ucap bu sumarni menyuruh anaknya istirahat .
" baik bu , aku ke dalam kamar dulu , besok bangunin aku lebih awal ya bu "! ucap ku pada ibu .
" ia nak , istirahat yang nyenyak ya nak mungkin besok ayah mu bangun , kamu jangan lupa izin sama ayah mu besok ya nak ". ucab bu sumarni .
aku megangguk mengerti dan aku berdiri melihat ayah yang masih tidur tidak terganggu dengan kedatangan ku di sini aku keluar dari kamar ayah ibu .
rumah ku cuma punya 3 kamar itu pun kamarnya sempit sempit , dan ruang tamu masih satu dengan ruang makan .
aku pergi ke kamar mandi menggosok gigi , habis itu aku langsung ke kamar untuk istirahat .
Esok pagi
" nak bangun nak , udah pukul 4 nak nanti keburu telat " ,ucap buk sumarni membangunkan khalis .
" iya buk "! jawab khalis yang langsung bangun dia masih ngantuk banget kali ini ia lebih awal bangunnya ia duduk di tempat tidur .
" ya udah ibu keluar dulu ya " ucap ibu ku . khalis bangun dan beranjak keluar dari tempat tidur dia mengambil handuk nya dan lalu keluar kamar pergi ke bak mandi di samping rumah nya maklu di pendesaan ya seperti itu kehidupannya
bu sumarni pergi ke dapur dia langsung memasak ,menggoreng nasi dan menggoreng telor . lalu dia meletakkan dia tas meja dan dia juga menggoreng pisang itu pesan suaminya yang suka sama pisang goreng . pagi hari menunjukkan pukul 5 bu sumarni udah beres dengan pekerjaannya di dapur dan dia mengantar nasi buat suaminya di dalam kamar .
" ini pak bapak makan dulu ya , ini pisang gorengnya juga pak" ucap bu sumarni pada suaminya . untung pak kardi masih bisa bicara sediki sedikit walau udah terkena strok .
" buu ghimamana dedengan khalilis bu "? tanya pak kardi terbata bata berbicara .
" dia lagi beres beres pak , tadi malam dia juga di sini karna bapak udah tidur ya ibu suruh istirahat pak "! ucab bu sumarni . " ini pak "! bapak makan dulu "! bu sumarni menyuapi suaminya makan .
" oya pak tabungan kita yang dalam kartu itu masih tinggal beberapa juta aku kasih ke khalis ya sayang anak kita pak nanti dia mau makan apa di sana , lagian disana kota pak khalis belum pernah ke sana lagi aku takut dia tidak bisa menjaga dirinya pak"! ucap bu sumarni.
pak kardi hanya menggeleng saja " ibubu titidak uusah bibilang kakayak gitutu buk , ananak kita pempemberarani buk ." ucap pak kardi pada istrinya .
" iya pak " ucap bu sumarni sambil sesekali menyuapi suaminya .
" ini pak satu suap lagi bapak harus ngehabisin nya supaya biar makin sehat ya "!. ucap bu sumarni menyemangati suami nya supaya semangat melawan penyakitnya itu .
Di dalam kamar khalis yang baru saja selesai membereskan barangnya dan beres dirinya akhirnya keluar dari kamarnya membawa koper dengan 1 tas ransel lalu diletakkan di kursi ruang tamu . khalis melihat ke meja makan tidak ada seorang pun di sana , mungkin ini terlalu pagi kali ya , khalis pergi ke kamar adik nya , rehan yang masih asyik dengan tidur nya khalis membangunkan nya " dek dek , kok kamu masih tidur sih , cepat bangun semua udah pada bangun dek , mentang mentang sekolah libur kamu tidur melulu , cepat bangun ", teriak khalis membangunkan adik nya .
" iya kak aku bangun kamu ini pagi pagi seperti nenek lampir aja "! ucap rehan sambil menguap .
" kamu lupa ya hari ini kakak berangkat ke kota " ucap khalis memperingat kan adiknya . mata rehan langsung terbuka dan rehan langsung bangun " aku hampir lupa kak , maaf aku mandi dulu kak "! ucap rehan lalu mengambil handuknya dan keluar meninggalkan khalis di dalam kamar .
khalis lalu pergi kekamar ayah nya dia mencari ibunya " buk , buk ibu ada di dalam kah "! teriak ku yang sedikit meringankan suara ku takut bapakku terbangun nantinya .
" iya ibu di dalam khalis , masuk nak " sahut dari dalam yaitu suara ibunya .
khalis masuk kedalam dan mendapati ibunya lagi menyuapi bapak pisang goreng . khalis tersenyum melihat ayahnya jadi bahagia teringat saat saat masa kecinya dulu naik sepeda motor bersama ayah nya , banyak kenangan saat masih kecil bersama ayahnya .
" ngapain bengoeng di situ khalis kamu gak mau berbicara sama bapak mu nak " tanya ibu sumarni pada khalis . khalis langsung duduk di depan ayah nya dan memegang tangan ayah nya .
" bapak doain aku ya semoga aku lancar sekolah di sana ya pak "! ucap khalis pada ayah nya meminta restu ayahnya .
" iiya nak kakamu haharus gigiat bebelalajajar nak " ucap pak kardi terbata bata .
" iya pak , " sambil mencium tangan bapaknya .
" oya buk aku makan dulu ya nanti keburu telat , ya pak aku makan dulu ya " ucap khalis pada bapak ibunya .
khalis keluar dari kamar bapaknya .