Jasmine melipat mukena dan sajadahnya setelah menunaikan sholat subuh. Memandang tubuh Adrian yang masih terlelap. Seminggu sudah Adrian dan Jasmine menghabiskan waktu di Paris. Jalan-jalan berdua, seperti turis. Tentu tidak luput dari pengawalan Edward. Edward sangat memahami perasaan Jasmine saat ini, Edward yang menyarankan pada Adrian agar bersenang-senanglah bersama Jasmine. Jika langsung ke Swiss, mungkin semua akan berubah. Adrian tak sedetikpun membiarkan Jasmine bermuram durja. Menceritakan hal-hal yang mungkin akan terjadi jika mereka bertemu Adriana. Adrian menggeliatkan tubuhnya, membuka mata perlahan mencari dimana keberadaan istrinya ditiap sisi ruangan. "Sayang..." Mata Adrian tertuju pada Jasmine yang sedang memandang menara efel. "Heeeiii..." Pelukan Adrian menge

