Ikhlas...

1326 Words

Adrian memilih membawa Jasmine ke Paris setelah kepulangannya dari Jogja. Terasa ini menjadi beban baginya, untuk menjelaskan pada istrinya. 'Aaaah... Semoga Jasmine bisa mengerti bahwa ini adalah kebetulan dan sudah takdir menurut ketetapan Tuhannya.' batin Adrian. "Beib... Perkerjaan ku belum beres lho. Nanti mba Fene marah sama aku." Racaunya mengejar langkah Adrian saat dibandara. "Sayang, aku udah ngomong sama Fene, Bram dan Kevin. Mereka akan mencari penggantimu." Geram Adrian. "What..." Langkah Jasmine terhenti. "Kamu kok tega seeeh... Nggak ngomong dulu sama aku.?" Kesal Jasmine. Langkah Adrian terhenti. Menatap wajah Jasmine sambil menarik nafas dalam. "Kemaren aku udah ngomong saat kamu lagi diatas. Kamu bilang iya beib. Malah kamu mendesah sayang. Apa kamu lupa.?" Adrian be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD