SUAMI LICIK ISTRI MAIN CANTIK 32 POV : Dimas "Kur4ng aj4r! Mana anakku, Bram? Kamu apakan dia?" tanyaku ketus sembari menampar pipinya sekali. Brama kembali terbahak tanpa peduli dengan kebingungan dan kekhawatiranku. Kaki kanannya mengalirkan darah. Om Yudha bilang, terpaksa menembak kakinya karena dia berusaha melarikan diri dengan koper uang itu. Tak berselang lama tempat kejadian mulai ramai dengan warga. Aku berulang kali menanyakan keberadaan Azima namun Brama hanya terbahak seperti orang g1l4. Mungkin dia memang benar-benar sudah g1la. Bahkan saat polisi dan warga membantuku mencari Azima di gedung tua itu, Azima tetap tak ada di sana. "Mungkin di panti asuhan Cinta Bunda, Mas. Kemarin Bu Eny-- pengurus panti bilang menemukan bayi di depan pintu panti asuhan. Cek saja dulu b

