Sabrina setiap pagi akan selalu rajin bangun pagi untuk membantu ibunya menyiapkan sarapan. Jika biasanya dia bangun pukul 05.00 maka beberapa minggu ini dia sudah bangun sebelum adzan Shubuh berkumandang. Setelah sholat, dia akan menuju dapur untuk berkutat dengan wajan, panci, kompor, dan bahan masakan yang akan ibunya masak. Untuk urusan menu, semua masih otoritas kanjeng ratu rumah, Kanaya. Jadi, Sabrina hanya membantu memotong sayur atau bumbu. Sedangkan eksekusi bahan masakan yang siap tetap dilakukan oleh Kanaya. Pernah suatu malam Kanaya menyerahkan semua masakan kepada Sabrina. Kanaya ingin menguji apakah hasil pengamatan dan usaha Sabrina selama di dapur sudah bisa dipraktikkan. Namun, harapan tinggal harapan. Sabrina menggoreng tempe dan telur terlalu asin. Sedangkan tumis k

