** Berkali-kali Namira memberi otaknya peringatan tentang apa yang seharian ini Zafi lakukan padanya. Tentang kelembutannya, tentang tatapan matanya, bahkan tentang perhatiannya yang semua itu dia lakukan adalah karena Kanara seorang. Demi apapun tidak ada maksud di dalam hati lelaki itu memberi Namira perhatian karena memang dia ingin. Namira benar-benar bosan dengan sikapnya sendiri. "Ayolah Nara jangan baper!" ujarnya kesal. Zafi baru saja pergi beberapa menit yang lalu. Lelaki itu memintanya untuk menjaga Kanara sementara waktu sedangkan dia entah pergi ke mana. Demi apa Namira merasa salah tingkah seharian ini meskipun mereka hanya duduk di sini menjaga Kanara. Pasalnya, tak sekalipun Zafi menatapnya dengan tajam. Tidak juga bicara dengan ketus apa lagi kasar. Lelaki itu cender

