CHAPTER 21. Separuh Jiwa

1514 Words

*** Helaan napas berat yang Zafi keluarkan sudah terdengar untuk yang kesekian kalinya siang ini. Lelaki itu tengah mondar mandir di depan kamar Kanara. "Dia pasti nggak apa-apa," ucap Zafi meyakinkan dirinya sendiri. Pasalnya, Kanara sekali lagi tak sadarkan diri beberapa menit yang lalu. Hingga saat ini kekasihnya itu belum juga membuka matanya. Ya Tuhan, Zafi semakin menyesal membawa Kanara berlayar jika terus seperti ini. Zafi tidak sendirian berada di sana. Ada Namira yang sedang mengintip dibalik pintu kamar Kanara. Mereka tidak diizinkan masuk oleh dokter Killa. Tanpa bertanya pun Namira paham kondisi Kanara sedang gawat. "Kanara pasti baik-baik saja," ucap Namira membalas ucapan Zafi meskipun lelaki itu tak akan menyahutinya. Namira yang kini telah memperhatikan Zafi sepenuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD