Bab-10

1108 Words

Selesai menghabiskan makan siang romantis, Bima pun kembali ke kantor untuk menyelesaikan urusan pekerjaan yang menumpuk karena nanti malam dia akan melewati malam indah bersama Irina, dia tidak ingin semua rusak hanya karena memikirkan pekerjaan. Fiu Fiu Fiu! Sepanjang jalan menuju ruangan, Bima bersiul siul sambil tersenyum sendiri, seolah dia baru saja memenangkan undian besar. Tak Tak Tak. Langkah kaki dari sepatu fantofel milik sang Presdir terdengar di Koridor panjang menuju ruangan di lantai tiga gedung perusahaannya. Tak! Bima menghentikan langkah kaki di depan meja Sella, sang sekretaris yang sedari tadi enggan menoleh ke arahnya meski Sella tahu Bima datang. "Tumben kamu ngga nyapa saya?" Bima menundukkan tubuh tingginya dengan kedua tangan bertumpu di atas meja kerja Sell

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD