Bab-9

1106 Words

Rasanya menyakitkan melihat lelaki yang sudah pernah menghabiskan malam dengannya, sekarang sedang bermesraan di ruang kerja bersama tunangan yang sebentar lagi akan menjadi istri sah. Apalah arti dua malam indah yang pernah mereka lewati bersama? Kalau wanita yang akan menjadi istri Bima saja, cantiknya seperti bidadari surga. Huh! Sella mengembus napas kasar berkali-kali sambil memainkan sedotan di dalam gelas minuman yang dipesan tadi. Ya, dia memilih untuk menenangkan diri dengan memakan bakso di kantin yang berada di samping gedung milik Bima. "Daripada dengerin Pak Bima yang lagi mesra mesraan sama Buk Iren, mending aku makan seblak," gumam Sella sambil melihat lihat buku menu di atas meja. Brak! Sella terkejut, nyaris saja melompat dari kursi setelah mendengar seseorang mengg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD