Keadaan Darurat

1989 Words

"Tunjukkanlah kebenaranmu. Rasanya lelah selalu melihat dia hadir." ****    Tari berjalan santai dari lorong ke lorong rumah sakit. Dia sudah tahu rumah sakit Elisa lebih dulu. Dan akhirnya dia sampai di depan kamar rawat Elisa. Tari mengetuk pintu sejenak lalu masuk ke dalamnya. Mereka semua menengok ke arah Tari.     "Kenapa kalian lihatin aku serius gitu. Santai aja kali kayak lihat apaan aja," ucap Tari kalem.    "Tari ngapain lagi kamu ke sini!"    "Cuma mau jengukin calon anak tiri Saya kok, Pak." Tari menjawab pertanyaan Reyhan dengan santai. Reyhan segera menuju ke Tari dan menarik tangan Tari dengan kasar ke luar dari ruangan. Dia membawa Tari ke luar pula dari rumah sakit .     "Tari! Mau kamu Itu apasih muncul di depan keluarga saya terus. Kamu enggak kasihan sama mental a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD