"Bukan menyerah hanya saja terlalu lelah." ***** Hilya lebih banyak melamun, Itu membuat anak-anaknya pun jarang diperhatikan. Dia kadang suka lupa memberi makan anak-anaknya karena terlalu sibuk dengan masalahnya. Dia hanya terfokus pada satu masalah keluarganya dan melupakan anak-anaknya yang Masih butuh dirinya. "Ibu lapar," ucap Elisa. Elisa menghampiri Hilya yang termenung di balkon rumah mereka. Hilya hanya termenung kosong tidak menyahuti ucapan Elisa. "Ibu...." "IBU....." panggilan terakhir akhirnya disahuti pula oleh Hilya. "Ya kenapa sayang?" tanya Hilya melihat ke arah Elisa. "Elisa lapar," ucap Elisa kepada Hilya. Hilya menengok jam di tangannya. Benar waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang dan terakhir anak-anaknya makan Itu pagi. Ia Kira hanya

