Chapter 25 - Deg!

1287 Words

**** Perang. Pertempuran. Satu. Berjuang demi gelar yang didambakan. Dua. Demi angka yang selalu dibanggakan. Tiga. Demi melindungi sesuatu yang begitu berharga. ***** Sebuah sekolah menengah pertama yang ada di kota Kembang itu nampak sepi tanpa terlihat satu orang pun berseliweran di koridor-koridornya. Tidak terdengar suara apapun melainkan cicit burung dan tonggeret yang memang sudah biasa menjadi penghias suasana di pagi hari. Kelas-kelas yang biasanya ricuh dengan penghuninya masing-masing, kini terasa begitu tenang—damai—seperti tak berpenghuni. Padahal aslinya, pemuda-pemudi penerus bangsa itu tengah bergelut dengan Lembar Kertas Jawaban, serta soal-soal, bersejatakan pensil 2B. Shella termasuk ke dalam para remaja pejuang masa depan cerah itu. Dengan pandangan y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD