Taman,

1048 Words

Alysa menatap Jendra yang tampak tenang menikmati sarapan yang dibawa Keysa, Alysa tidak pernah menyangka, jika Jendra akan luluh. Butuh effort yang besar bagi Alysa untuk dapat memiliki Jendra, lebih tepatnya hati Jendra. "Kamu, nggak mau sarapan?" tanya Jendra sembsri menatap Alysa, "Nggak." "Lysa, lebih baik kamu makan dan jangan menatap aku seperti itu," tegur Jendra. Alysa tersenyum, ketika aksinya terbaca oleh Jendra. "Kak, habis ini, aku numpang mandi di apartement Kakak ya?" "Nggak," tolak Jendra," kamu bisa mandi di hotel tempat kamu menginap, Lysa," "Tu kan, Kak Jendra nggak khaawatir sama aku?" tanya Alysa yang mendramatisir keaadaan, "Khawatir?" tanya Jendra yang merasa tidak ada yang salah dengan apa yang dia katakan,"kamu bisa mandi di tempat hotel kamu menginap, kare

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD