Waktu

1037 Words

"Kamu, kenapa?" tanya Raymon yang melihat Keysa dengan tas jinjing berukuran besar di tangannya. Keysa mengela nafas panjang dan menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi. "Aku, galau." jawab Keysa dan membuat Raymon segera menggeret kursi di depannya dan duduk dengan manis di depan Keysa. "Ini hal yang istimewa, apa yang sedang terjadi? Kamu kenapa bisa merasa galau?" tanya Raymon yang merasa takjub dengan ucapan Keysa. "Kamu sedang menyindirku?" tanya Keysa yang membuat Raymon menggelengkan kepala dengan cepat. "Aku, nggak berani," aku Raymon. "Kamu, sepertinya senang?" "Bukan senang, aku hanya takjub. Kamu bisa merasa galau. Dulu, kamu nggak pernah merasa seperti itu, kamu bahkan tidak peduli dengan perasaan pasangan kamu dan hal itu membuat kamu mengabaikan rasa itu," "Kamu sed

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD