Indra keluar dari kantor dengan beban berat, rasa suntuk menyelimuti dirinya setelah pertengkaran dengan Yana. Langkahnya terlihat gontai dan tak bersemangat sama sekali. Tanpa berpikir panjang lagi, Indra memutuskan untuk mengajak Shinta, sekretarisnya, dan Kaleb, asistennya, untuk menemaninya menenangkan diri di sebuah bar di salah satu sudut Kota Jakarta. Kedua orang kepercayaannya itu, terlihat sedang melangkah menuju mobil Indra. Sesampai di sana, sang atasan lalu berkata, "Kaleb! Lo yang menyetir mobil!" perintahnya kepada sang asisten. "Beres, Bos!" Lalu mereka pun mulai masuk ke dalam mobil. "Bos kita mau ke mana, nih?" tanya Shinta. Sesaat setelah mereka telah masuk ke dalam mobil. "Ha-ha-ha! Kita bersantai sejenak Shinta! Pekerjaan kantor sungguh sangat menyita waktu. Jadi

