Perdebatan

1023 Words

"Baiklah, kalau itu pilihanmu!" seru Indra lalu mulai mendekatkan dirinya lagi kepada Yana. Wanita dewasa itu menjadi ketakutan. Karena dia sangat tahu jika Indra, orangnya suka nekat untuk melakukan sesuatu. "I ... Indra! Kamu mau ngapain, sih?" Ya sudah, yuk aku mau ke dalam!" "Nah ... gitu kek dari tadi. Jadi aku tidak perlu memaksamu." seru Indra penuh senyum kemenangan di wajahnya. Keduanya pun masuk ke dalam butik. Di sana telah ada Mami Lila dan Mami Endang yang hampir satu jam menunggu keduanya sampai ke butik itu. "Indra, kalian kok lama banget sih? Mami dari tadi nungguin kalian, lho!" seru Mami Endang sedikit kesal. "Iya, Ndra. Kalian kok telat banget datangnya? Padahal kamu sama Yana lebih dulu berangkatnya tadi." Mami Lila ikut menimpali. "Maaf para Mami. Tadi ada insid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD