Pukul sembilan pagi Abian sudah berada di rumah Sheza, hari ini mereka akan menjemput keluarga Abian yang baru datang dari Bali. Mereka sangat excited ingin bertemu dengan wanita yang membuat anaknya berubah, Abian yang tidak ingin menikah akhirnya kini berubah menjadi menginginkan pernikahan sesegera mungkin. “Aku udah rapi?” tanya Sheza. “Udah rapi, kamu ijin libur sama Om?” tanya Abian. “Ya Papa yang ngijinin lagian juga niatnya jelas mau jemput, katanya nanti malam sekalian di suruh datang ke rumah juga mau makan malam bersama.” Sheza mengatakan apa yang dikatakan oleh Wisnu. Abian mengangguk, setidaknya jika diadakan pertemuan keluarga dia bisa melamar Sheza dengan lebih cepat. Abian hanya ingin mengamankan Sheza karena dia tahu bahwa mantan pacar Sheza masih mengejarnya walau dia

