Bab 3. Apelin Calon Istri

2664 Words

Pukul 7 malam Abian sudah berada di rumah Sheza, lelaki itu membawa martabak agar setidaknya dia tidak datang dengan tangan kosong. Sungguh, dia sangat serius dengan hubungan ini, membujuk Sheza bukanlah perkara mudah baginya, wanita itu sangat mandiri dan sejak awal dia tidak pernah menginginkan hubungan ini. “Bentar tante panggilkan Sheza dulu,” ujar Melodi setelah mempersilahkan Abian untuk duduk. Melodi menuju kamar anaknya, dia melihat Sheza yang sedang rebahan setelah seharian bekerja. Anak gadisnya itu bahkan hanya memakai piyama karena dia sepertinya ingin langsung tidur tanpa pergi kemanapun mala mini. “Ada Mas Abian tuh, ngapelin kamu.” Melodi menggoda anaknya. “Apaan sih Mah, lagian kenapa sih datang mulu.” Sheza kesal padanya. “Eh mau kemana? Nggak ganti baju dulu?” tanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD