Bab 26. Mala dan Prita Di Penjara

1288 Words

Shevaya menggenggam tangan Denver dalam tidurnya, Shevaya tidak bisa tidur dengan tenang setelah menerima insiden yang tidak menyenangkan. Hidupnya kembali terusik oleh Mala yang tidak senang dengan keputusan Shevaya. Mala terlalu ikut campur atas segala hal yang Shevaya lakukan. “Aku di sini,” bisik Denver menenangkan. Lelaki dingin itu berubah menjadi hangat setelah Shevaya terluka, dia merasa bersalah karena tidak bisa menjaganya dengan baik. Seandainya dia bergerak cepat dia tidak akan melihat Shevaya terluka karena saudara tirinya. “Mas nggak kerja?” tanya Shevaya ketika membuka matanya. “Masih pagi Sheva,” ucap Denver. Shevaya sedikit sedih ketika tahu bahwa Denver segera berangkat kerja sebentar lagi. Shevaya ingin egois dan meminta Denver selalu menemaninya, tetapi dia sadar b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD