Shevaya makan dengan lahap dia tidak peduli dengan pandangan Denver kepadanya. Tatapan nakal Denver membuat Shevaya bergidik ngeri, dia tidak menyangka jika lelaki itu memiliki gairah yang tinggi dalam melakukan seks. “Mas jangan liatin terus,” ujar Shevaya ketika dia sudah tidak tahan lagi dengan sikap Denver. “Kenapa? Lagian juga nggak ganggu.” Denver kembali melanjutkan makan siang tanpa merasa bersalah. Denver selalu menginginkan percintaan di mana pun, Shevaya harus menurut dan tidak diperbolehkan untuk menolak jika ingin kontraknya batal. Walau Mala dan Prita sudah berada di dalam penjara, dia tetap ingin membuktikan bahwa dua orang itu berkaitan dengan kematian ibunya. “Mas bantu aku, pokoknya aku mau mereka mengakui mengenai keterlibatan dalam kematian ibu,” ujar Shevaya. “Imb

