61. Kabar yangTidak Ingin Didengar

1101 Words

"Ferdi! Minta bantuan yang lain dan pakai HT-mu! Kita kembali ke markas!" Seru Bagas, di saat yang sama membantu Galang menempatkan Alvar di pundak pria itu. "Bertahanlah, Mas. Saya mohon bertahanlah. Ingat ada Dr. Aroha yang menunggu Mas di rumah." Ucap Galang, ketika Alvar sudah berada di punggungnya. Entah dari mana kekuatan itu datang, tapi mendengar ucapan Galang, Alvar tersenyum. Senyum pahit yang mengingatkannya pada pertengkaran mereka di malam sebelum hari ini. Alvar masih ingat apa yang dikatakannya pada Aroha. Alvar masih ingat bagaimana dirinya pada akhirnya pergi tanpa mendengarkan sepatah kalimat pun dari istrinya. Alvar ingat dia akhirnya mengucapkan kalimat perpisahan itu. Kalimat perpisahan yang tidak murni berasal dari hatinya. Katakanlah kalimat itu muncul karena ego-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD