KEJUJURAN

1060 Words

Aku menghapus air mataku, membuang nafas panjang. Aku berjalan ke luar kamar dan mencari keberadaan Angga. Aku mengikuti bau asap rokok Angga yang menyeruak, ternyata dia sedang duduk di ruang lukis sambil memangku kertas dan menggoresnya dengan pensil. Angga melihatku sejenak, lalu kembali fokus pada lukisannya. "Kalau kamu mempermasalahkan hal itu jelas aku kalah Kanaya." Kata Angga tanpa melihatku. Aku duduk di sofa tepat di seberang Angga. "Aku pria dewasa Nay, melakukan hubungan badan seperti itu sudah menjadi kebutuhanku. Tapi perlu kamu ketahui juga Nay, aku tidak sembarang melakukan hubungan itu dengan sembarang orang." Lanjutnya. "Jangan kamu fikir karena aku pernah menidurimu lalu aku tidur dengan perempuan mana saja bahkan aku jajan sembarang orang." "Kanaya .... Aku b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD