PERMINTAAN MAHEKA

1041 Words

Silau cahaya matahari menembus jendela kamar kami. Aku membuka mata dan melihat sekeliling. Angga masih tertidur dengan pulasnya di dekatku. Tangannya memeluk tubuhku yang tertutup selimut. Aku membenarkan posisi kepalaku, melihat wajah Angga yang masih tertidur pulas. Ternyata setampan itu Angga, tampangnya yang terlihat seperti badboy ternyata tidak seperti tingkahnya selama ini. Aku tersenyum sendiri melihat dirinya. Sekarang aku mengerti bagaimana bahagianya ketika kita dicintai seseorang. "Jangan melihatku terus, nanti kamu semakin jatuh cinta padaku." Kata Angga dengan mata yang masih terpejam. "Heh ... Kamu udah bangun ?" Tanyaku kaget. "Sudah daritadi sebenarnya, tapi aku memilih menunggu wanitaku terbangun terlebih dahulu." Aku tersenyum disebut 'wanitaku' oleh Angga. Ra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD