"Huwaa ... dasar si br*ngsek. Tega-teganya kau meninggalkanku!" gubrak! "Akh!" Kwon Sua, wanita berusia akhir dua puluh tahunan ini meringis karena terjatuh dari tempat tidur. Dia memegangi kepalanya yang serasa mau pecah. Sua berusaha bangun dan kembali berguling di atas tempat tidurnya. Beberapa menit kemudian, dia melirik ke sekitar lalu berpikir. "Sejak kapan kamarku berganti warna? ah mungkin aku masih bermimpi." Sua menepuk-nepuk wajahnya, agar segera tersadar dari hal yang dianggapnya mimpi. "Siall, aku pasti mabuk karena si Br*ngsek itu. Sadarlah Sua. Kau tak boleh memikirkan dia lagi. Kau harus bangkit! baiklah, sekarang ayo buka matamu dan buka lembaran baru." Sua membuka matanya perlahan, lalu duduk menyandarkan dirinya yang masih dalam keadaan pegar, "Kenapa kamarku bagus se

