Naresya sejak turun dari mobil tadi hanya diam saja. Dia benar benar malu dengan apa yang di katakannya pada Naskala. Sedangkan Naskala hanya bersikap biasa saja meskipun dalam hati dia sudah gemas setengah mati. Jika dia mau dia lebih memilih lari ke KUA dan langsung menikah dengan Naresya saat itu juga. Tapi Naskala memilih untuk mengesampingkan semua itu. Dia harus mengurus pekerjaan papanya yang sudah menunggu. "Naresya, ini apartemen mu, di dalam sana sudah tersedia yang kamu butuhkan. Dan jika masih ada yang kamu perlukan segera kabari aku." Setelah mengatakan itu, Naskala masuk ke dalam apartemen miliknya sendiri. Apartemen yang jarang sekali Naskala tempati tapi selalu bersih dan rapi karena selalu ada petugas yang mengurusnya. Naresya masuk dengan ragu, memasukkan komb

