"Nayaaaaa!!!!" Grep, Sebuah tangan lembut Dion menyentuh bahu Leo. "Yo, itu yang akan terjadi kalau lo nemuin Sabit nanti malem." Leo membuka matanya, lantas ia mengerjap dan terheran karena menemukan dirinya duduk ditempat tidur bersama Dion yang tubuhnya terbelit selimut. "Naya!" Dion menepuk bahu Leo, membuat cowok itu kembali duduk. "Naya baik-baik aja." "Baik-baik mata lo! Dia ketabrak mobil! Dan ke-kenapa gue ada dikamar lo? Naya! Naya dimana?!" Dion menghentikan Leo yang terlihat panik, lalu ia berkata, "Tenang, Yo. Naya gak kenapa-kenapa. Dia aman." "Gimana lo bisa bilang Naya aman sedangkan tadi gue liat dari mata kepala gue sendiri kalau Naya ketab---" Leo menghentikan ucapannya, ia melirik pada Dion yang memasang wajah tanpa ekpresi andalannya. "Yon, barusan..." Dion me
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


