34

985 Words

Sherin berjalan keluar dari dapur menuju ruang tamu. Membawa semua minuman yang sudah dia buat dan menyimpannya di atas meja. Revan yang tadi beralasan akan ke kamar mandi mengekor di belakang Sherin. "Lama banget sih, Rin. Kita udah haus dari tadi nih," protes Renata. Tanpa malu, dia langsung mengambil segelas es jeruk dan menyeruputnya. Merasa lega karena segarnya es jeruk tersebut yang membasahi kerongkongan. "Ya sabar kali. Semuanya butuh proses," balas Sherin sewot. Novi ikut mengambil satu gelas. Diikuti dengan yang lain. "Tadi Vano nyusul ke dapur katanya kamu belum selesai buat minumannya," celetuk Renata. Sherin dan Revan yang mendengar itu terdiam dan langsung menatap Renata. Renata yang ditatap seperti itu kebingungan. "Apa?" tanya Renata, tak merasa bersalah. Kemudian, mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD