Setelah Sherin menyiapkan makan siang untuk sang ayah, Sherin pun berangkat kuliah diantarkan oleh Revan. Fendi masih istirahat di kamar, dan belum keluar lagi. Sherin pun menyiapkan makanan agar ayahnya nanti langsung makan tanpa harus memasak atau pergi keluar untuk membeli. "Sherin, apa kamu belum berkomunikasi lagi dengan ibumu?" Revan bertanya, saat mereka sedang berada di dalam mobil. Revan ingat, Vian pernah bercerita kalau Sherin dan ibunya berdebat setelah kejadian penusukan Fendi. "Belum, Mas. Atau mungkin, tidak akan lagi. Aku sakit hati. Mama lebih membela anak tirinya yang jelas-jelas akan menyakitiku," jawab Sherin. Revan menghela nafas pelan. Sakit hati, pasti Sherin rasakan. Dan Revan hanya bisa berusaha menenangkan Sherin. "Jangan sedih. Yang penting sekarang ayahmu su

