32

921 Words

Setelah beberapa minggu perawatan hingga dinyatakan sembuh, akhirnya Fendi pun diperbolehkan pulang. Selama di rumah sakit, Revan dan kedua anaknya rutin mengunjungi Fendi. Bahkan, dua sahabat Sherin juga ikut. Saat akan pulang, Fendi dan Sherin naik mobil Revan menuju rumah sederhana mereka. Sherin begitu semangat karena sang ayah akan pulang dan sudah bisa beraktivitas seperti biasanya. Di ruang tamu, ada Fendi dan Revan. Mereka berbincang, layaknya seorang teman. Padahal Fendi sadar, kalau Revan adalah calon menantunya. Duh, dia merasa agak gimana saat tahu kalau calon menantunya memiliki usia beberapa tahun di bawahnya. Sedangkan Sherin, sedang berada di dapur. Membuat minuman dan menyiapkan camilan untuk ayahnya, dan juga untuk calon suaminya. "Aku merasa heran kenapa kau bisa samp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD