DIRTY BABY - 70

1676 Words

      Litzi diam-diam meninggalkan Rex yang tertidur lelap di sampingnya. Ia tersenyum sambil memandang wajah polos Rex, kemudian berlari pelan keluar kamar. Sembari membenarkan sweater-nya ia terus melangkahkan kakinya. Ia menuruni anak tangga, sambil sesekali menoleh ke belakang dan tersenyum. Di tengah temaramnya rumah keluarganya, ia berjalan mengendap-ngendap seperti pencuri. Litzi menuju dapur, disana ia membuka sebuah kulkas dan mengambil sekotak cookies. Setelah itu ia mengambil piring dan meletakannya di meja pantry. "Ah, ada yang kurang!" kata Litzi. Gadis itu membuka kulkasnya lagi, setelah itu mengambil wadah selai cokelat. Litzi duduk di kursi pantry. Ia menoleh ke arah jam, waktu menunjukan pukul 23:55. "Aku harus cepat," gumam Litzi sendirian. Gadis itu meletakan dua coo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD