"PERGI! JANGAN DEKATI AKU! PERGI!" Jeremy merasa dirinya seperti orang jahat dimata Litzi. Gadis itu sejak tadi berteriak histeris ketika Jeremy mencoba mendekatinya. Tadipun saat Litzi siuman dan melihat wajah Jeremy, gadis itu langsung menjerit ketakutan. Telma, Ibunya Jeremy itu pun bingung. Tak hanya Jeremy, pria paruhbaya yang mana seorang dokter pun turut diusir oleh Litzi. Litzi menutup telinganya sampai mencengkeram rambutnya sendiri dan terus berteriak, menyuruh Jeremy dan dokter pergi. Suster dan Telma berusaha menenangkannya, tapi tak kunjung ada hasilnya. "Pria jahat! Jahat!! Pergi! hiks.. hiks... jangan dekati aku! Jangan! Pergii!" jerit Litzi lalu memeluk suster yang merangkulnya. Melihat Jeremy dan dokter tidak pergi juga, Litzi mendorong suster tersebut dan melepas

