Santos turun dari mobilnya. Ia tidak datang sendirian, ada dua anak buahnya. Ketiga pria berpakaian formal itu bergegas ke sebuah rumah. Santos mengernyit, pintu rumahnya terbuka lebar. "Beth!" panggil Santos. Mereka lebih masuk lagi ke dalam rumah yang sepi itu. Terdengar suara tangisan seorang wanita, Santos segera berlari ke arah dapur. "Beth!" Beth yang mendengar panggilan itu lantas berdiri sambil menggendong Andreas, ia keluar dari kamar mandi. Santos menemukannya, ia berlari menghampirinya. Bertanya apa yang telah terjadi. "Aku tidak bisa menceritakannya sekarang! Tolong aku! Putraku ini tidak bangun-bangun juga!" Beth terlihat panik. Santos mengambil alih Andreas, ia mencoba menenangkan Beth. Santos menggendong bocah itu keluar dapur, ia membaringkan tubuh Andreas di sofa. Se

