44

225 Words

 Tidak lama kemudian dokter yang dipanggil pun datang, ia segera melakukan tugasnya. Ia memeriksa tangan Nyonya besar yang terkilir, memperban tangan Nyonya besar dan memberi obat anti nyeri. Setelah melakukan tugasnya, dokter itu pun pergi. Kepergian dokter bersamaan dengan kedatangan Zanko. Pria tampan berpenampilan gangster itu segera menghampiri ibunya. Ia melihat ibunya terluka. “Ibu, apa yang terjadi? Ibu sakit? Apa yang terjadi dengan tangan ibu?” tanya Zanko sembari duduk di sofa berhadapan dengan ibunya. “Oh, ini. Tidak apa-apa” jawab ibu sembari melihat tangannya yang di perban. “Ibu, mengapa ibu selalu saja begini? Katakan pada Zanko, siapa yang melukai ibu? Apa pria yang ada di samping ibu itu?” Ibu Zanko, sekaligus sebagai Nyonya besar itu melihat ke arah suaminya. Ibu Zan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD