"Please Kakak baik, sayang, ganteng. Balikin handphone-nya,” ucap Marisa dengan memelas. "Cium dulu baru aku kasih.” Januar menggoda Marisa. “Nggak mau ih, Kakak!” Marisa memasang ekspresi cemberut. “Aku nggak mau balikin kalo kamu nggak mau cium pipi aku.” Januar menyodorkan pipinya mendekat ke Marisa. Marisa kontan manyun. Tiba-tiba, terdengar teriakan suara singa mengamuk. Siapa lagi kalau bukan si Emak Gandrung yang punya indekos. “Heh, kamu masih belum pulang juga? Sana pergi!” Ibu kos galak itu memelototi Januar. Januar mengembalikan ponsel Marisa dan berlari masuk ke mobilnya. “Bye, Sayang! Sampai ketemu besok.” Januar melambaikan tangan ke Marisa. "Marisa, cepat masuk kamar sana! Nggak baik anak perempuan jam segini diluar.” Ibu kos memasang wajah ketus ke Marisa. “Awas jan

