BAB 12

1617 Words

Wanita yang membuat Rosa emosi adalah Nisa. Gadis itu tengah sibuk dengan ponsel, seperti sedang menunggu kedatangan seseorang. Rosa mengajak sahabatnya untuk melabrak Nisa. Emosinya memuncak. Ia tak tahan ingin segera memarahi Nisa. Tiba-tiba, ada seorang pria menyapa Nisa dengan ramah. Nisa kagum melihat ketampanan dan sikap sopan pria tersebut. “Nisa, ya, teman sekelasnya Marisa, anaknya Pak Broto, kan?" “Iya Kak. Apa kabar, Kak?" “Kok pangling sih, sekarang? Hampir aja aku nggak ngeuh itu kamu, Nis.” "Dulu aku cupu, ya, Kak?” tanya Nisa sambil memasang senyum manis. "Enggak kok, Nis. O iya, kamu lihat Marisa, nggak?" “Kakak kenapa cari-cari Marisa? Kakak pacarnya Marisa, ya?" Febry tidak menjawab, malah melirik ke arah kanan. Terlihat Rosa dan Marisa tengah berdiri di depan pin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD