Pov dalari Aku menarik tangan Heru, untuk segera menjauh dari mereka, Sesampainya di tempat yang dirasa aman, kami bertiga berhenti. "Kamu apa-apaan sih ru, malu-maluin saja" gerutuku yang sangat kesal, mengingat emosinya yang suka tidak bisa dikontrol. "Ooooh! Jadi kamu belain mereka?" suru Heru yang gak suka dinasehati. "Bukan Aku, membela mereka, tapi kelakuanmu yang sembrono, coba kamu pikir dulu kalau mau bertindak" bentakku dengan menatap tajam kearahnya. "Halah, kamu ngomong aja kamu lebih memilih membela mereka" jawabnya yang terus menyudutkanku. "Denger, ya. Heru, kalau aku ngebela mereka, ngapain aku melindungi kalian berdua, mendingan tadi aku biarkan aja kalian mampus digebukin mereka" ujarku tak kalah sengit membela pendapatku. "baru gitu aja, udah perhitungan, Teman m

