Kecelakaan Tunggal

1236 Words

Suara musik remix begitu menggema dan kentara di indera pendengaran orang-orang. Asap rokok dan aroma minuman keras bercampur aduk dengan bau-bau kemaksiatan. Di depan meja bartender, Romeo duduk seraya menggoyang-goyangkan gelasnya yang masih terisi dengan minuman haram. "Hei ... masih sendirian saja nih?" Pria yang sering menemani Romeo minum hingga mabuk itu kembali menyapa dan langsung duduk di samping temannya. "Please, untuk kali ini jangan kau ganggu aku. Aku benar-benar ingin sendiri." Romeo menenggak wine-nya hingga tak bersisa. Raut wajah kecut langsung tergambar di wajah tampannya, saat minuman beralkohol tersebut masuk dan melewati kerongkongannya. Meski tampak tidak enak, tapi ia kembali meminta gelasnya untuk diisi lagi. "Kenapa lagi kau? Masih patah hati karena perempuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD