Malam Yang Panjang

1310 Words

Anna menutup mata dengan raut wajah tegang penuh ketakutan. Dalam hatinya terus saja ricuh seperti gemuruh langit yang akan turun hujan. Ia pikiran, Romeo akan melakukan sesuatu yang berhubungan dengan physical touch. Namun ternyata .... "Maaf, pengaitnya lepas. Aku takut kau jatuh." Romeo mengunci pengait pagar pengaman agar tidak terbuka. Anna membuka mata spontan, lalu melihat kepada kunci pagar pengaman kursi mereka. Ternyata benar, pengaitnya dalam posisi terbuka. Romeo terlihat sedikit kesulitan dalam menguncinya sehingga Anna pun mengambil alih. "Biar aku saja." Anna mengunci pengait itu dan mereka pun kembali duduk dengan tenang. Tak berselang lama, bianglala pun kembali bergerak turun. Anna mengucap syukur karena sebentar lagi mereka akan turun ke bawah. Sebab lama-lama duduk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD