Jam dinas Anna telah berakhir pada pukul tiga siang. Kini waktunya ia pulang dan menyiapkan makan malam untuk Adnan. Tak lagi berniat untuk melihat keadaan Romeo, perempuan berkerudung itu segera berlalu keluar dari rumah sakit dan langsung menuju ke parkiran. Di atas motor, sepanjang jalan kembali ke rumah, Anna terus saja memikirkan tentang apa yang terjadi antara dirinya dan Romeo tadi. Begitu mengacaukan pikirannya hingga ia nyaris menabrak pejalan kaki yang hendak menyeberang pada zebra cross. "Woi, kau punya mata tidak?!" teriak orang tersebut kepada Anna. Raut wajahnya begitu menyiratkan kebengisan. Bagaimana tidak, kalau saja tadi ia tertabrak, bisa patah tulang kakinya terlindas ban motor Anna. "Maaf Pak, saya tidak lihat." Anna meminta maaf dan mengaku jika ia menyesali kelal

