Sekitar pukul sepuluh Nayla dan Adnan sudah melakukan panggilan video seperti rencana awal. Segala bahan dan peralatan masak yang dibutuhkan untuk membuat menu ayam betutu juga sudah siap. Tapi malam ini Adnan merasa kalau sikap Nayla agak aneh karena wanita itu lebih sering melamun serta beberapa kali pandangan matanya terlihat sedang mengawasi. Sebenarnya Nayla tidak ingin berpikir buruk mengenai Adnan yang selama ini sudah bersikap baik kepadanya. Tapi apa yang dikatakan Dira juga tidak salah hanya untuk berjaga-jaga kalau memang Adnan juga ikut terlibat ke dalam masalah yang sedang dihadapinya. “Nay, sekarang kamu cobain hasil masakan kamu,” kata Adnan yang memecah lamunannya saat Nayla masih berperang dengan isi hati serta pikirannya. “Eh iya sebentar,” ucap Nayla sambil tersenyum

