Mungkin Leo sudah gi-la karena tiba tiba ingin makan malam di Restaurant tempat Shivani sebelumnya bekerja. Meski dia tau kalau gadis itu tidak mungkin berada di sana, tapi entah kenapa rasa untuk datang benar benar menggelora. Membuat dia tidak berdaya sampai akhirnya dia naik mobil dan mengendarainya menuju Restaurant sia-lan itu. Leo menatap jalan beraspal di depannya. Ke dua tangannya memegang stir. Pikirannya tertuju pada satu hal, yaitu.. kenapa? Kenapa gambar abstrak berupa potongan-potongan figur seorang gadis yang tumpang tindih dalam penglihatannya, semakin samar saja? Membuat dia sulit untuk mencari tau tentang kebenaran yang tersembunyi di baliknya. Membuatnya terapung pada situasi yang tidak menguntungkan. Membuatnya jatuh akan pusaran takdir yang menipu. Leo menghentikan mo

