TMP ~ Menabrak Pengendara Lain

1807 Words

Shivani naik ke lantai atas begitu melihat Mama Anna kembali ke kamar tidurnya. Setelah masuk ke kamar tidur dan menutup pintunya lagi, dia berjalan ke arah ranjang dan menjatuhkan tubuhnya di sana. "Fiuh." Dia menghela nafas panjang. Pandangannya menatap lurus melihat langit langit kamar. Suasana temaram dengan lampu kecil di atas nakas yang bersinar, membuat keadaan menjadi sangat tepat untuk merenung, untuk memikirkan kembali semua yang terjadi, untuk memikirkan bagaimana cara melanjutkan hidup ke depannya, untuk memikirkan bagaimana cara melalui semuanya. Hidup yang suram, tidak jelas, dan tidak menentu adalah yang paling dia hindari selama ini. Tapi entah kenapa semakin dia menghindar, semakin dia merasa kalau ini memang dirinya, kalau ini memang hidupnya. Di penuhi sesuatu yang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD