Oka dan Kristian terpana, Aretha, Jessi, Anita, Lodi dan dua teman Lodi yang lain juga tidak kalah heran. Apa tadi Shivani baru saja pergi mengikuti pria itu dengan patuh? Jessi dan Anita saling pandang setelah siluet Shivani dan sosok pria itu menghilang dari penglihatan. "Apa menurutmu Shivani mengenali pria itu?" Anita buka suara setelah keadaan cukup lama hening akibat dari tidak adanya pembicaraan apapun sejak Shivani mencium pria itu sampai akhirnya Shivani pergi ke lantai atas bersama pria itu pula. Jessi menganggukkan kepala. "Menurutku, iya." Shivani jelas mengenali pria itu. Kalau tidak, Shivani tidak akan begitu patuh saat yang memberi perintah adalah orang lain selain Papa Edo. "Sepertinya aku pernah melihat orang itu." Aretha yang sebelumnya sudah menduga kalau pria itu ada

