Jaehwa menatap 3 lembar partitur musik bernada dramatis yang berhasil ia ciptakan semalam. Sejujurnya, pertengkaran hebat mereka kemarin, lalu perdamaian sesudahnya mempengaruhi suasana hati lelaki itu sehingga membuatnya memiliki inspirasi. Ia telah mencoba 3 lembar partitur itu menggunakan berbagai alat musik yang ada di studionya dan semuanya menghasilkan nada yang genius. Tanpa cela dan memiliki emosi yang mendalam, sarat akan makna. Sayangnya, ia mengalami hambatan saat harus memberikan alunan penutup untuk musik itu. Belasan lembar kertas partitur berisi kunci nada untuk musik penutupnya berserakan di ruang musik pribadi lelaki itu, menggumpal menjadi sampah tak berguna padahal jika dimainkan itu akan menjadi alunan nada yang indah. Tapi sayang, Jaehwa tak merasa cocok jika itu men

