CHAPTER 20

1033 Words

Kaki Ariel gemetar saat mendengar bahwa kakaknya akan bertunangan dengan Sean, pria yang telah dua kali bercinta dengannya. Perlahan gadis itu memandang Sean yang memasang wajah serius di sana. Pria itu bahkan tak menoleh sedikit pun ke arah Ariel yang seakan menanyakan 'apakah ini hanya candaanmu saja?' Ariel terdiam sebentar sebelum berucap. "Aku kembali ke kamar dulu," ucapnya lalu ia beranjak dari sana dan berjalan cepat meninggalkan ruang tamu. Ariel seakan tak bisa menguasai dirinya. Entah mengapa bulir-bulir air matanya jatuh membasahi pipinya. Ia langsung menghempaskan tubuhnya di ranjang dan memeluk bantalnya. Ia benar-benar merasa bodoh, mengapa pria itu masuk ke dalam hidupnya lebih jauh? Bahkan pria itu akan menjadi iparnya. Gadis itu kini menyesal, mengapa ia memberikan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD