Prilly melangkahkan kakinya menuju kelasnya. Senyum kecil mengembang disudut bibirnya. Kini tak ada lagi tatapan meremehkan yang ia lihat dari para murid setiap ia melewati koridor ini. Bahkan Prilly tak menyangka kalau ia akan sembuh secepat ini. Ia kira semuanya masih akan berlangsung lama. Senyum Prilly kembali merekah saat melewati mading. Gadis cantik itu berhenti sejenak untuk membaca sesuatu yang sudah tertempel disana. Prilly, gadis genius yang mengalahkan Ali pada cerdas cermat kemarin. Ternyata Ali menepati ucapannya kemarin. Prilly kembali melangkah menuju kelasnya. Prilly melemparkan senyum pada Lala yang sudah ada dikelas. Tak berapa lama Bu Ayu masuk untuk memulai pelajaran biologinya. Prilly masih ingat bagaimana kejadian pagi kemarin disaat Danu menjemputnya dan tiba- tiba

