Tampak Darren yang berjalan tergesa menuju taman kampus, dia sangat emosi karena tak menyangka Arion akan bertunangan tapi tidak memberitahu mereka bahkan calon tunangannya adalah perempuan yang di cintai Dino, sahabatnya juga. “Ren, berhenti..” Teriak Dino, membuat Darren menolehkan kepalanya ke belakang. “Astaga, kita uda kayak orang pacaran aja yak.. main kejar-kejaran” Dino yang berlari menghampiri Darren. “Diem lo.. bercanda lo gak lucu!! gak usah pura-pura seakan lo baik-baik aja” Bentak Darren. Dino malah santai berjalan dan duduk di taman kampus, di ikuti Darren yang duduk di sebelahnya. “Gue gak papa Ren, gue hanya syok..” Katanya menengadahkan kepalanya menatap langit sembari menumpuhkan tubuhnya pada kedua tangannya yang berpijak di tanah. “Kita bersahabat sudah lama Din,

