Perjodohan

1280 Words

Sudah seminggu lamanya sejak kejadian itu, Arion sudah beraktifitas seperti biasanya lagi meskipun ada sedikit perubahan dalam diri Arion. Tak ada lagi Arion yang ceria.. tak ada Arion yang banyak bicara.. tak ada Arion yang murah senyum. “ion, nanti jangan lupa ada acara makan malam.. pokoknya kamu harus datang. Titik..” Kata Bunda Rena sewaktu mereka sarapan bersama sebelum berangkat ke kampus. “Hemm..” Jawab Arion singkat sambil menganggukkan kepalanya. “Arion pergi dulu Bun.. udah telat” Pamitnya berdiri dan mencium punggung tangan Bunda dan Ayahnya, Bundanya hanya menatap nanar punggung anak bungsunya itu yang berlalu pergi. “Rasanya sepi ya Yah.. anak laki-laki mu sudah banyak berubah..” Kata Bunda Rena pada suaminya. “Lihat dan awasi saja Bun dari jauh, ambil sisi positifnya sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD