Orang bilang, jika kau tidak lagi mampu menangani sesuatu perasaan yang berlebihan, maka pada akhirnya kau akan mati rasa. Mungin itu yang terjadi pada Clara sejak beberapa bulan yang lalu, dia mengalami mati rasa sejak pertama kali Kai mengurungnya disini. Sendirian, tidak berdaya, kesepian, jauh dari peradaban. Tidak seorang-pun di dunia ini ingin rasakan hidup seperti yang ia alami. Di buang ayahnya, dibenci adiknya, di rendahkan semua orang, dipukuli layaknya bukan manusia, tidak dipedulikan siapapun. Tiap hari, atau mungkin tiap detiknya dia selalu bertanya-tanya dosa apa yang ia perbuat hingga harus menyecapi hidup bagaikan neraka. Gadis naïf sepertinya tidak pernah bisa mengerti. Hingga tadi malam, dia seperti menemukan jawaban yang ia cari selama ini, alasan kenapa ia tetap mengi

