25. Hatred (2)

1032 Words

Hari sudah sore ketika Kai memutuskan untuk mampir ke minimarket dekat kantor dan membeli sebungkus rokok. Dia bukan perokok, atau setidaknya dia bukan perokok addictive, dia tidak mau mati muda karena begitu banyak zat kimia yang dapat menghancurkan paru-parunya yang terkandung dalam rokok. Dia hanya merokok apabila naik gunung atau ketika dia melihat orang-orang disekitarnya merokok. Social smoker, sepertinya. Tapi hari ini tiba-tiba mulutnya terasa asam dan rindu untuk menghisap zat nikotin tersebut. Bagaimana terkadang benda itu bisa membuatnya merasa nyaman. Langkahnya tidak hanya di bagian depan, dia juga menelusuri bagian belakang minimarket untuk membeli beberapa snack, dari pagi tadi dia tidak berselera makan nasi. Kemudian mata tajamnya menangkap sesosok anak kecil terduduk di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD